statistic
Liga Champions

Tanpa VAR Tottenham Takkan Bisa ke Final Liga Champions

Tottenham Hotspur layak berterima kasih pada teknologi video assistant referee (VAR) yang membantu mereka mencapai babak final Liga Champions

The Lilywhites ke final Liga Champions untuk kali pertama usai menyingkirkan Ajax Amsterdam. Tottenham menang 3-2 atas Ajax di Stadion Johan Cruijff Arena, kamis (9/5) dini hari WIB.

Hasil di Amsterdam membuat agregat menjadi 3-3. Namun Tottenham berhak lolos ke laga puncak lantaran unggul produktivitas gol tandang usai kalah 0-1 di leg pertama.

Pencapaian Tottenham di Liga Champions musim ini terbilang luar biasa. Tim asuhan Mauricio Pochettino lebih dulu melalui banyak rintangan sebelum mencapai laga puncak.

Di babak grup peluang Tottenham hampir tertutup setelah meraih satu poin dalam tiga laga pertama. Tottenham pun berada di peringkat ketiga klasemen Grup B saat itu.

Beruntung Dele Alli dan kawan-kawan bisa menang 2-1 di laga keempat saat menjamu PSV Eindhoven. Peluang Tottenham ke babak gugur makin terbuka ketika mengalahkan Inter Milan 1-0 di laga berikutnya. Tottenham lolos ke babak 16 besar sebagai runner up dengan torehan 8 poin setelah menahan imbang Barcelona 1-1 di laga terakhir.

Di babak 16 besar Tottenham menunjukkan penampilan impresif. Dalam dua leg mereka menang agregat 4-0 atas Borussia Dortmund. Klub asal London itu menang 3-0 di Stadion Wembley dan 1-0 saat di kandang Dortmund.

Ujian berat dihadapi Tottenham di babak perempat final saat menghadapi Manchester City, salah satu calon juara Liga Champions musim ini. Penyerang Son Heung-min sempat menghidupkan asa Tottenham saat golnya memberikan kemenangan 1-0 di leg pertama.

Untuk kedua kalinya peringkat ketiga Liga Primer Inggris musim lalu itu melangkah ke babak berikutnya dengan kerja keras setelah unggul gol tandang setelah kalah 3-4 dari Man City di leg kedua.

Dikutip dari as, Tottenham bisa saja kalah di leg kedua perempat final dan gagal ke semifinal jika tidak terbantu dengan teknologi VAR. Wasit Cuneyt Cakir yang memimpin laga itu menggunakan VAR untuk memastikan gol Raheem Sterling di menit injury time babak kedua sah atau tidak.

Usai meninjau VAR Cakir menganulir gol Sterling lantaran Sergio Aguero yang memberikan umpan kepada mantan pemain Liverpool itu lebih dahulu dalam posisi offside. 

Sebelum VAR untuk gol Sterling, Cakir juga menggunakan teknologi tersebut untuk gol Fernando Llorente di menit ke-73. Nyatanya, tidak ada pelanggaran dalam gol Llorente dan Tottenham dianggap sah mencetak tiga gol ke gawang City.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close