Barcelona Salah Berjemaah di Anfield

Onbet789 Barcelona hanya bisa menyalahkan diri sendiri ketika dikalahkan Liverpool 0-4 di Stadion Anfield, Selasa (7/5) malam waktu setempat, pada leg kedua semifinal Liga Champions

Kekalahan 0-4 Barcelona dari Liverpool akan selalu diingat sebagai salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Liga Champions. Bagaimana tidak, klub asal Catalonia itu membuang keunggulan tiga gol pada leg kedua semifinal Liga Champions.

Dua gol dari Divock Origi dan dua gol dari Georginio Wijnaldum memastikan langkah Liverpool lolos ke final Liga Champions untuk kali kedua beruntun. Dan Barcelona tidak bisa menunjuk pihak lain sebagai biang kekalahan dari Liverpool.

Barcelona benar-benar bermain buruk dan hanya bisa menyalahkan diri sendiri. Barcelona salah berjemaah karena tumpul di lini depan, kalah di lini tengah, dan lengah di lini belakang. Padahal Liverpool sudah tidak diperkuat Mohamed Salah dan Roberto Firmino yang harus absen karena cedera.

Di lini belakang, para bek Barcelona tampil di bawah performa terbaik. Bek kiri Jordi Alba melakukan blunder yang berujung pada dua gol pertama Liverpool. Untuk gol ketiga yang tercipta melalui sundulan Wijnaldum, Gerard Pique dan Clement Lenglet gagal mengantisipasi pergerakan pemain asal Belanda itu saat melakukan duel udara.

Gol keempat Liverpool yang diciptakan Origi benar-benar menggambarkan buruknya lini pertahanan Barcelona. Di momen genting, lini belakang Barcelona lengah dan tidak siap saat Trent Alexander-Arnold mengambil sepak pojok dengan cepat dan memberi assist kepada Origi.

Lini tengah Barcelona juga pantas disalahkan. Ivan Rakitic, Sergio Busquets, dan Arturo Vidal gagal mengimbangi permainan tempo tinggi lini tengah Liverpool yang diisi James Milner, Jordan Henderson, dan Fabinho.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *